ornament
ornament
Kembali ke Halaman Artikel

Label Rekaman Pertama di Indonesia

https://pbs.twimg.com/media/CpKKAn5WcAAtV39.jpg
┬ętwitter.com/lokananta_musik

Lokananta merupakan label rekaman pertama di Indonesia yang lahir pada 29 Oktober 1956. Pencetusnya adalah R. Maladi yang saat itu menjabat sebagai Menteri Penerangan dan pemimpin Radio Republik Indonesia. Awal pendiriannya disebabkan Maladi menginginkan Lokananta menjadi pusat produksi dan distribusi materi siaran RRI. Hal tersebut agar sejalan dengan misi tertinggi presiden Sukarno saat itu agar musik tradisional tak tergerus industri musik barat.

Inspirasi Lokananta

Nama Lokananta sendiri terinspirasi dari gamelan milik Kyai Sri Kuncoro Mulyo dan memiliki arti yakni perangkat gamelan surga dalam cerita pewayangan Jawa.  Lima tahun setelah didirikan, kemudian muncul Peraturan pemerintah yang menetapkan Lokananta menjadi label rekaman untuk lagu-lagu daerah, beragam pertunjukan kesenian hingga penerbitan buku serta majalah.

Melahirkan Banyak Musisi Legendaris

https://pbs.twimg.com/media/CpT0vJyWgAAGLSj.jpg
┬ętwitter.com/lokananta_musik

Meski kesannya sekarang sedikit terlupakan, tapi ada banyak sekali musisi legendaris yang pernah terlahir dari Lokananta. Beebrapa di antaranya adalah Gesang, Jack Lesmana, Bubi Chen, Sam Saimun, Gesang, hingga Waljinah. Selain itu ada beberapa momen bersejarah yang juga berhasil diabadikan oleh Lokananta dan akhirnya dijadikan dokumentasi negara. Di antaranya adalah aransemen instrumental; lagu Indonesia Raya yang digubah oleh Jos Cleber dan juga pidato Presiden Sukarno saat membuka Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955.

Titik Terendah Lokananta

Sebelum merajalelanya pembajakan kaset dan CD di era 90-an, tercatat Lokananta telah sukses memproduksi hingga lebih dari 100 ribu keping kaset. Namun, akhirnya situs yang tahun ini menginjak usia ke 63 tersebut harus mengalami titik terendah ketika Presiden Abdurrahman Wahid membubarkan lembaga yang menaunginya, yakni Departemen Penerangan. Baru beberapa tahun setelahnya, pemerintah kembali melakukan likuidasi terhadap Lokananta di bawah Perusahaan percetakan Negara. Setelah itu, kemudian dilakukan proses penyelamatan lebih dari 5.000 arsip seperti berbagai master rekaman bersejarah.

#PilihYangBeda kamu bisa mengunjungi Lokananta yang beralamatkan di Jalan Ahmad Yani Nomor 379, Kerten, Solo. Yuk, tengok sejarah luar biasa musik Indonesia di Lokananta!


FWD Life terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)