ornament
ornament
Kembali ke Halaman Artikel

Pusat perbelanjaan kembali dibuka, dan beberapa dari kita akan kembali ke kantor. Dengan adanya new normal, kita diajak untuk bersiap-siap karena keadaan tidak akan sama seperti sebelum pandemi. Berikut fakta mengenai new normal dan perubahan yang akan terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita.

Apa itu new normal?

New normal adalah fase perubahan dalam menghadapi dibukanya kembali bidang sosial dan ekonomi di tengah pandemi. Fase ini dimulai dengan mempertimbangkan kesiapan daerah dan hasil riset epidemiologi wilayah. Direktur Eksekutif Kedaruratan World Health Organtization Dr Michael Ryan menyatakan, saat ini seluruh dunia sedang berjuang untuk mencari jalan keluar dan jalan menuju new normal. [1] Sampai ditemukannya vaksin, kita perlu beradaptasi dalam menghadapi pandemi.

 

Perubahan rutinas

Sebelum berangkat, kamu perlu mempersiapkan perangkat kebersihan, seperti dua-tiga masker, hand sanitizer, dan disinfektan. Selain itu, siapkan juga peralatan makan dan minum pribadi, seperti sendok, garpu, sedotan, dan tumbler. Jika memungkinkan, gunakan kendaraan pribadi. Jika harus menggunakan transportasi umum, usahakan untuk menjaga jarak satu-dua meter dan hindari rush hour. Selama perjalanan, jangan menyentuh permukaan benda, wajah, dan masker. Segera cuci tangan dengan hand sanitizer jika kamu menyentuh handle, pintu, bangku di kereta atau bus.

 

Pencegahan yang ketat di kantor

Sesampainya di kantor, segera gunakan disinfektan untuk benda-benda yang kamu bawa, seperti handphone, dompet, atau tas. Ganti masker yang telah digunakan dalam perjalanan dengan masker cadangan. Kemudian, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Walau bekerja dengan teman lebih menyenangkan, upayakan untuk tetap bekerja di cubicle atau ruang kantormu sendiri. Hindari keramaian dan tetap jaga jarak dengan rekan kerja. Prioritaskan rapat online dibandingkan tatap muka langsung dalam satu ruangan.


Alokasi keuangan yang berbeda

Ada biaya ekstra yang dikeluarkan sebagai langkah pencegahan, seperti masker, hand sanitizer, disinfektan, vitamin, dan lain sebagainya. Bukan tidak mungkin kamu menggunakan taksi atau transportasi online yang lebih mahal untuk menghindari berdesakan di transportasi publik. Antisipasi pengeluaran ekstra dengan mengatur ulang pos-pos keuangan kamu, misalkan dengan menekan bujet di pos keuangan lain.

 

Cara baru untuk “berkumpul”

Menghindari keramaian adalah salah satu cara untuk menekan penyebaran virus corona. Jika biasanya kamu menambah ilmu dengan hadir ke seminar-seminar. Saat ini, kamu bisa mengikuti seminar secara online atau biasa disebut webinar. Secara cost, biayanya lebih murah sehingga harga webinar biasanya lebih terjangkau. Tidak ada alasan untuk tidak belajar, bukan? Di masa new normal, pernikahan, wisuda, ibadah, bahkan konser pun dapat dilakukan secara online.

 

Kenormalan baru dihadapi dengan kebiasaan baru. Bebaskan langkah jalani perubahan dengan langkah pencegahan dan perlindungan. Cemas adalah hal yang wajar, karena kesehatan adalah prioritas utama kita. Untuk itu, perlindungan kesehatan, terutama dari penyakit kritis penting untuk jadi prioritas. Selain untuk menghindari risiko finansial, kamu bisa bebas khawatir jalani hari di tengah pandemic sebagai New Normal.

FWD Critical Armor siap melindungi kamu untuk bebas khawatir dari 65 jenis penyakit kritis major dan minor, bisa diklaim hingga lebih dari 3 kali! Jika didiagnosis penyakit kritis major, kamu dibebaskan dari kewajiban membayar premi. Kalau sehat terus dan tidak pernah terdiagnosis penyakit kritis? Premi kembali 100% di akhir masa asuransi! Sehingga tidak ada yang terbuang percuma. Lihat selengkapnya di https://www.fwd.co.id/id/protect/critical-illness/critical-armor/

 

Selain itu selama bulan Juni 2020, ada tambahan manfaat khusus COVID-19 hingga Rp100 juta* untuk perlindungan virus corona (COVID-19), berupa manfaat tunai harian, karantina, hingga meninggal dunia jika terdiagnosis positif COVID-19 selama bulan Juni 2020. Selengkapnya cek di fwd.co.id ya !

 

*Syarat & Ketentuan berlaku




Sumber :