ornament
ornament
Kembali ke Halaman Artikel

Tabungan dan investasi memainkan peran penting dalam kehidupan kita. Jika belum punya keduanya, kamu bisa mulai dari sekarang! Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah menelusuri pengeluaran dan pendapatan setiap bulannya. Kemudian, kamu bisa mulai memisahkan sekian persen dari pendapatan kamu untuk menabung. Aturan utamanya adalah menabung untuk jangka pendek, sedangkan investasi untuk jangka panjang.[1] Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kedua instrumen ini.

 

1.      1. Apa perbedaan dari menabung dan berinvestasi?

Menabung adalah memisahkan uang lebih kamu untuk digunakan pada saat darurat ataupun untuk pembelian besar.[2] Dengan menabung, uangmu bersifat liquid, sehingga kamu dapat mengaksesnya ketika sedang membutuhkan. Low risk, low return itulah menabung.[3] Sedangkan, berinvestasi adalah strategi untuk mengembangkan uang kamu dalam jangka panjang. Bentuk investasi bisa berupa saham, properti, atau obligasi.[4]

 

2.      2. Kapan kamu harus menabung?

Setiap orang diharapkan untuk memiliki dana darurat, minimal sebesar tiga bulan pengeluaran. Setelah dana darurat terkumpul, kamu bisa tetap menabung, misalkan 10% dari penghasilan (ataupun sesuai kemampuanmu). Tentukan deadline atau timeline untuk memenuhi target tabungan untuk berbagai kebutuhan kamu, seperti uang muka rumah, pernikahan ataupun traveling.[5]

 

3.      3. Apakah kamu siap untuk berinvestasi?

Sebelum mulai berinvestasi, kamu harus memiliki dana darurat, tabungan untuk keperluan jangka pendek (< 5 tahun), serta asuransi kesehatan.[6]  Pastikan juga kamu tidak mempunyai kredit macet. Jika kamu sudah memenuhi kriteria tersebut, kamu sudah siap berinvestasi.[7]

 

4.      4. Menabung atau berinvestasi?

Kenali juga tujuan kamu dalam jangka pendek, menengah (5-10 tahun) ataupun panjang (> 10 tahun). Tabungan cocok digunakan untuk kebutuhan jangka pendek dan menengah. Sedangkan, investasi dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan jangka panjang. Investasi, seperti pasar saham memiliki potensi return yang lebih besar dibandingkan dengan tabungan. Kamu bisa mengurangi risiko dari investasi dengan melakukan diversifikasi atau menyebar uang kamu ke berbagai jenis investasi.[8]

 

Tidak kalah penting dengan menabung dan investasi, asuransi juga merupakan bagian dari persiapan masa depan. FWD LooP merupakan asuransi lengkap dengan manfaat meninggal, kecelakaan, penyakit kritis, rawat inap hingga investasi, mulai dari Rp250.000/bulan. 100% premi kamu akan diinvestasikan sejak tahun pertama sehingga hasilnya maksimal! Jangan takut bingung karena agen FWD Life akan membantu kamu dalam proses pembeliannya. Cari tahu lebih lanjut di https://www.ifwd.co.id/fwdloop!