ornament
ornament
Kembali ke Halaman Artikel

Belajar dari filosofi roda, dunia finansial pun mengenal yang namanya Wealth Wheel alias roda kekayaan. Dilansir dari Money Matters, roda kekayaan ini berisi empat segmen yang berhubungan satu sama lain searah jarum jam. Seperti ini wujudnya:

 


© listentomoneymatters.com

 

Income (pemasukan)

 

©Shutterstock

 

Yang pertama adalah income atau pemasukan. Secara sederhana, segmen ini merupakan uang yang kita dapatkan. Bisa berupa gaji bulanan, keuntungan dari bisnis sampingan, pekerjaan freelance lain di luar kantor, dan sebagainya.

 

Debt (Utang)

 

©Shutterstock

 

Searah jarum jam, di sebelah kanan income terdapat debt alias utang. Utang merupakan uang yang kita pinjam dari pihak lain, bisa berupa kartu kredit, utang di bank, kantor atau utang personal pada orang lain.

 

Budget (Anggaran)

 

©Shutterstock

 

Setelah segmen debt, kita akan bertemu dengan segment budget atau anggaran. Di segmen inilah kita mengalokasikan rencana bagaimana uang yang kita miliki akan digunakan. Umumnya teori anggaran yang disarankan adalah: 50-20-30 rule. 50 persen dari pemasukan digunakan untuk kebutuhan esensial misalnya biaya makan, tagihan rutin, biaya listrik dan air, kebutuhan sehari-hari. 20 persen dialokasikan untuk investasi dan 30 persen terakhir untuk hal-hal yang sifatnya rekreatif (travelling, membeli barang fashion, menonton konser, ngopi akhir pekan).

 

Memang tidak ada aturan yang mengikat tentang pembagian anggaran ini, tetapi jika kesulitan menentukan nominal anggaran tiap bulan, aturan ini bisa digunakan.

 

Investing (investasi)

 

©Shutterstock

 

Segmen terakhir dari roda kekayaan ini adalah investasi. Bisa berupa reksadana, saham, tanah, tabungan berjangka, surat berharga hingga emas.

 

Keempat segmen dalam roda kekayaan ini sama pentingnya. Beberapa dari kita mungkin akan mengutamakan salah satu segmen saja. Bisa jadi, ada orang yang tidak memiliki utang tapi juga tidak memiliki investasi.

 

Perlu dipahami bahwa uang kita tidak akan tumbuh begitu saja ya. Jika kamu memiliki anggaran, tapi belum melunasi utang ibaratnya kamu mengemudi mobil ke arah yang benar, tetapi berulang kali menginjak rem yang memperlambat laju mobilmu.

 

Dengan mengetahui bagian-bagian dari roda kekayaan ini, semoga kamu semakin bijak mengelola finansialmu. #BeraniBeda memutuskan apa yang perlu dan yang dibutuhkan ya agar semua bisa seimbang dan berjalan dengan baik di tahun yang baru ini.