ornament
ornament
Kembali ke Halaman Artikel

Buka puasa dengan sirup, es buah, dan kolak memang sangat menyegarkan. Sulit ditolak memang, apalagi berpuasa seharian menurunkan kadar gula darah kamu. Konsumsi makanan manis setelah puasa tidak apa-apa, tetapi jika berlebihan ada bahaya dari gula yang diam-diam mengincar kesehatan kamu! [1]

 

Meningkatkan berat badan

Minuman manis berkontribusi terhadapnya naiknya angka di timbangan! Pernah gak setelah minum yang manis, terus masih ingin makan lagi? Nah, konsumsi gula yang berlebih lah penyebabnya, karena kalori dari cairan tidak sebanyak kalori dari makanan padat. American Heart Association menganjurkan konsumsi gula tidak lebih dari 150 kalori (9 sendok teh atau 37,5 gram) untuk pria, dan 100 kalori (6 sendok teh atau 25 gram) untuk wanita. Sebagai gambaran, satu kaleng soda berisikan 12 oz atau 354 ml mengandung 140 kalori.

Meningkatkan risiko penyakit jantung

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan JAMA Internal Medicine, terdapat hubungan antara konsumsi gula yang tinggi dengan risiko meninggal akibat penyakit jantung. Mereka yang mengonsumsi 17-21 persen kalori dari gula memiliki risiko kematian dengan persentase 38 persen lebih besar dibandingkan mereka yang mengonsumsi sebesar 8 persen.

Meningkatkan risiko diabetes tipe 2

Secara global, diperkirakan 422 juta orang dewasa hidup dengan diabetes pada tahun 2014. Indonesia sendiri merupakan peringkat ke-6 pengidap diabetes terbanyak di dunia pada tahun 2017 dengan total 10,3 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun. Diabetes tipe 2 sendiri adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah melebihi nilai normal.

Meningkatkan risiko kanker

Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula dapat mengarah kepada obesitas, dan meningkatkan risiko terkena kanker. Hasil studi kepada 430.000 orang koresponden membuktikan bahwa konsumsi gula memiliki hubungan yang positif dengan peningkatan risiko kanker esofagus atau kerongkongan, kanker pleural atau selaput paru-paru, dan kanker usus halus.


Bagaimana dengan kadar gula darah saat puasa?

Sistem pencernaan tubuh akan memecah karbohidrat menjadi zat gula yang dibutuhkan sebagai energi. Kelebihan gula dalam tubuh akan disimpan di hati sebagai cadangan energi saat berpuasa. Kadar gula darah normal berkisar antara 70-130 miligram per desiliter. Jika kadar gula meningkat di atas normal, pastikan tubuh tidak kekurangan cairan dan minum air putih. Kekurangan cairan dapat mengakibatkan darah mengental yang mengarah kepada jantung dan penyakit stroke.[2]


Lalu, bagaimana cara melawan bahaya gula?

Cara termudah adalah dengan membaca label makanan dan mencoba menghindari atau mengurangi kandungan berikut: brown sugar, sirup jagung, corn sweetener, konsentrat jus buah, sirup jagung tinggi fruktosa, madu, invert sugar, malt sugar, molase, dan molekul gula sirup yang berakhiran “ose”, seperti dextrose, fructose, glucose, lactose, maltose, sucrose.

Utamakan minum air putih, dibandingkan dengan soda, minuman energi, jus, atau teh. Lebih baik untuk mengonsumsi buah seutuhnya, daripada mengonsumsi smoothies dengan gula. 


Masih ingin sering konsumsi gula berlebih ?      

Setelah tahu risikonya, yakin ingin dibiasakan makan dan minum yang manis secara berlebih? Biaya pengobatan penyakit kritis

tidak sebanding dengan kenikmatan sementara yang merusak kesehatan kamu. Perbaiki asupanmu dan jangan lupakan perlindungan. FWD Critical Armor siap melindungi kamu dari 65 jenis penyakit kritis major dan minor, dan bisa diklaim hingga lebih dari 3 kali! Kalau sakit dan gak bisa bayar premi? Tenang, jika didiagnosis penyakit kritis major, kamu dibebaskan dari kewajiban membayar premi. Bagaimana jika tidak pernah terdiagnosis penyakit kritis major pada masa perlindungan? Maka premi kembali 100%! Daftarnya bisa online, tanpa perlu bertemu agen di tengah pandemi! Ingin tahu lebih lanjut? Lihat selengkapnya di https://www.fwd.co.id/id/protect/critical-illness/critical-armor/